TNews, BOLSEL – Turnamen sepak bola Bupati Cup IV Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi berakhir setelah ditutup langsung oleh Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, di Lapangan Garuda, Kecamatan Pinolosian, Minggu (8/2/2026).
Turnamen yang berlangsung sejak 21 Oktober 2025 tersebut diikuti oleh 41 tim dari berbagai kecamatan di Bolsel. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini dinilai sebagai sarana pembinaan dan pengembangan sepak bola daerah, khususnya bagi pemain-pemain muda potensial.
Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen berjalan selama kurang lebih empat bulan, melibatkan puluhan atlet dan ofisial. Selama pelaksanaan, sejumlah pemain muda tampil menonjol dan dinilai layak dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi di level yang lebih tinggi.
Ketua Askab PSSI Bolsel, Zulkarnain Kamaru, mengapresiasi kerja keras panitia serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan turnamen hingga selesai. Ia juga mengungkapkan bahwa Bolsel FC dipastikan akan mengikuti Liga IV Provinsi Sulawesi Utara, dengan daftar pemain yang segera diumumkan dalam waktu dekat.
Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, aparat keamanan, pemain, pelatih, wasit, serta masyarakat yang turut meramaikan jalannya turnamen.
“Turnamen ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi menjadi wadah pembinaan talenta muda serta sarana mempererat silaturahmi. Dari sini kita berharap lahir pemain-pemain berbakat yang mampu membawa nama Bolsel ke level yang lebih tinggi,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pelaksanaan Bupati Cup ke depan akan terus dievaluasi, termasuk membuka peluang penggunaan tiga hingga lima pemain transfer guna meningkatkan kualitas pertandingan, tanpa mengesampingkan pengembangan pemain lokal. Selain itu, penentuan tuan rumah turnamen berikutnya akan ditetapkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati agar pelaksanaannya lebih terarah dan merata.
“Kita juga patut bangga karena seluruh perangkat pertandingan menggunakan wasit asli Bolsel. Ini menunjukkan kesiapan sumber daya olahraga kita,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang sehat, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan olahraga agar menjadi wadah yang efektif dalam pembinaan dan prestasi atlet daerah,” ungkap Deddy.
Pada laga final, Putra Nusantara Mataindo Utara berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan PS BML Dudepo dengan skor 2–1. Posisi ketiga diraih Tomini FC, disusul Persto Tobayagan di peringkat keempat.
Selain penyerahan trofi dan piagam, panitia juga memberikan penghargaan individu, di antaranya pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, kiper terbaik, dan tim terbaik. Sebagai bentuk apresiasi kepada penonton, panitia turut menyediakan doorprize satu unit sepeda motor Honda Beat.*







