TNews, KOTAMOBAGU – Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kamis (13/11/2025), menjadi lokasi penutupan rangkaian Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak yang digelar Pemerintah Kota Kotamobagu melalui DP3A. Kegiatan ini sebelumnya telah menyasar tiga kecamatan lain sebagai upaya memperluas edukasi perlindungan anak di tingkat desa dan sekolah.
Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta, menekankan sosialisasi ini bertujuan memberi pemahaman kepada pemerintah desa, tokoh agama, sekolah, dan masyarakat mengenai langkah pencegahan kekerasan. “Informasi ini kami harap dapat diteruskan ke masyarakat agar lingkungan aman dan ramah anak dapat terwujud,” ujarnya.
Staf Khusus Wali Kota Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Devita A. Djunaidi, menambahkan, kasus kekerasan terhadap anak di Kotamobagu mengalami penurunan dibanding tahun 2024. Di Kotamobagu Timur, tercatat tujuh kasus kekerasan terhadap anak dan 11 kasus terhadap perempuan, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Devita menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan hingga tingkat kelurahan dan sekolah, karena sekitar 80 persen kasus kekerasan terjadi di lingkungan pendidikan. Ia juga menyoroti peran orang tua dalam membentuk perilaku anak dan pentingnya pengawasan konten digital sejak usia dini.
“Pemerintah didorong memperluas edukasi melalui media digital dan menyiapkan layanan pengaduan online untuk mempercepat penanganan kekerasan dan cyberbullying,” kata Devita.*
Peliput: Kon









