TNews, KOTAMOBAGU – Di Sutanraja Hotel, Selasa (18/11/2025), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu menggelar pelatihan manajemen kasus bagi lembaga yang menyediakan layanan perlindungan perempuan dan anak. Acara ini digelar untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menanggapi kasus kekerasan yang masih menjadi persoalan serius di daerah.
Dalam pantauan langsung, Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta, membuka pelatihan dengan paparan data nasional dan lokal terkait kekerasan. “Data dari Simfoni PPA Kementerian PPPA menunjukkan 23.844 perempuan dan 5.930 anak menjadi korban kekerasan hingga 18 November 2025. Di Kotamobagu sendiri, tercatat 109 kasus yang sedang ditangani BKJPPA,” ujar Sarida.
Ia menekankan bahwa penanganan kasus harus dilakukan secara kolaboratif, melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan individu. Beberapa strategi yang ditekankan adalah perubahan norma sosial, peningkatan kualitas layanan, penguatan kerja sama lintas sektor, serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti simulasi dan diskusi mengenai alur penanganan kasus.*
Peliput: Kon









