Distribusi LPG 3 Kg Jadi Fokus Pemkot Kotamobagu Jelang Ramadhan

Noval Manoppo dan Sahaya Mokoginta

TNews, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu bersama pihak kepolisian terus mengawal distribusi LPG 3 kilogram agar tepat sasaran dan sesuai regulasi, menyusul kelangkaan yang terjadi di beberapa wilayah.

Berdasarkan hasil koordinasi, Pemkot saat ini masih menunggu kejelasan regulasi dari Pertamina terkait mekanisme penyaluran, termasuk kuota dan pola distribusi. Fenomena pembelian lintas wilayah yang menimbulkan ketidakseimbangan stok menjadi salah satu fokus utama pengawasan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Noval Manoppo, menegaskan bahwa LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. “Pemkot akan terus mengawal distribusinya agar tepat sasaran, dan mendorong koordinasi aktif dengan Pertamina agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan, Sahaya Mokoginta, menekankan bahwa pengawasan harus tetap berada dalam koridor hukum, mengingat regulasi LPG 3 kilogram diatur oleh kementerian dan dikelola Pertamina. “Koordinasi adalah langkah strategis agar solusi yang diambil tepat dan tidak menimbulkan masalah hukum maupun administratif,” jelasnya.

Pemkot Kotamobagu juga menyampaikan sejumlah imbauan:

  • Pangkalan diminta menyalurkan LPG sesuai ketentuan dan data resmi
  • Hindari penimbunan dan pastikan distribusi transparan
  • Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak membeli berlebihan
  • Laporkan indikasi penyimpangan kepada pihak berwajib disertai bukti

Rapat koordinasi daring bersama Pertamina Cabang Manado dijadwalkan berlangsung Senin mendatang, diharapkan memberikan kepastian kuota dan pola distribusi LPG 3 kilogram, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara adil dan merata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan