PUPR Matangkan Dokumen, Sejumlah Proyek Strategis Segera Dilelang

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan.

TNews, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah merampungkan persiapan lelang sejumlah paket pekerjaan strategis dengan total anggaran sekitar Rp8 miliar.

Saat ini, tahapan teknis difokuskan pada penyelesaian dokumen perencanaan, penyusunan spesifikasi, serta kelengkapan administrasi sebagai prasyarat sebelum proses tender diumumkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar teknis dan ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan, menyampaikan bahwa pekerjaan pengaspalan atau hotmix menjadi salah satu agenda utama. Empat paket peningkatan jalan telah disiapkan, meliputi ruas Jalan Ampera, Jalan Ibolian, dan Jalan Zakaria Imban, serta satu paket tambahan yang tersebar di beberapa titik.

Beberapa lokasi dalam paket tersebar tersebut antara lain Jalan Cempaka, lanjutan Pasar Poyowa Kecil, dan Jalan 45 di Kelurahan Motoboi Kecil. Dari keseluruhan paket hotmix, tiga ruas telah ditetapkan secara spesifik, sementara satu paket lainnya mencakup beberapa lokasi berbeda.

Selain peningkatan jalan, PUPR juga menyiapkan proyek di sektor penataan ruang dan fasilitas publik. Pekerjaan yang masuk dalam rencana lelang di antaranya penataan kawasan Gelora Ambang, lanjutan pembangunan Taman Paloko Kinalang, serta rehabilitasi Taman Kota di Jalan Ahmad Yani.

Taman Kota tersebut direncanakan menjadi ruang yang lebih representatif bagi pelaku UMKM. Area itu akan difungsikan sebagai lokasi aktivitas usaha seperti kedai kopi dan usaha mikro lainnya, sekaligus menjadi ruang interaksi masyarakat.

Secara umum, paket pekerjaan yang akan dilelang mencakup pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang diharapkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemkot Kotamobagu menargetkan seluruh proses tender berjalan sesuai jadwal agar pelaksanaan fisik dapat segera dimulai dan manfaat pembangunan bisa dirasakan masyarakat tanpa penundaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan