Lima Tahun Pascabanjir Bandang, Puluhan Rumah di Pakuku Jaya Akhirnya Dialiri Listrik

Gambar: Bupati Bolaang Mongondow Selatan H. Iskandar Kamaru meninjau penyalaan sambungan listrik di rumah warga Desa Pakuku Jaya, Kecamatan Tomini, Selasa, 30 Desember 2025, sebagai bagian dari pemulihan pascabencana banjir bandang. Foto: Rifal.

TNews, BOLSEL – Penantian panjang warga Desa Pakuku Jaya, Kecamatan Tomini, akhirnya terbayar. Sebanyak 57 rumah yang terdampak banjir bandang pada 2020 kini resmi menikmati aliran listrik, setelah sambungan jaringan kelistrikan di wilayah tersebut mulai dioperasikan.

Pantauan di lapangan, penyalaan listrik dilakukan pada Selasa (30/12/2025) dan disaksikan langsung oleh warga yang selama ini mengandalkan penerangan seadanya. Kehadiran listrik menjadi tonggak penting dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Bupati Bolaang Mongondow Selatan H. Iskandar Kamaru yang hadir di lokasi menyebut penyediaan listrik ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya memulihkan aktivitas ekonomi dan sosial warga yang sempat terhenti akibat bencana.

“Setelah bencana, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan fisik. Listrik menjadi kebutuhan dasar agar aktivitas ekonomi, pendidikan anak-anak, dan kehidupan sehari-hari bisa berjalan normal kembali,” ujar Iskandar kepada wartawan di sela kegiatan.

Program penyambungan listrik tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dengan PLN Kotamobagu. Prosesnya dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi geografis dan dampak kerusakan yang ditinggalkan banjir bandang beberapa tahun lalu.

Sejumlah warga mengaku bersyukur dengan beroperasinya listrik di desa mereka. Selama ini, keterbatasan penerangan menjadi kendala utama, terutama pada malam hari dan saat menjalankan usaha kecil dari rumah.

Pemerintah daerah berharap keberadaan listrik dapat dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga sebagai penunjang usaha ekonomi keluarga agar desa terdampak bencana dapat bangkit secara mandiri.

Sementara itu, pihak PLN Kotamobagu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah dalam memperluas akses kelistrikan, khususnya di wilayah terdampak bencana dan daerah yang sebelumnya belum terlayani secara optimal.*

Peliput: Rifal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan