TNews, BOLMONG — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), dalam melestarikan nilai-nilai keberagaman adat dan budaya sebagai bagian kekayaan dari identitas daerah yang harus dan tetap dipertahankan.
Hal ini, sebagaimana kehadiran Wakil Bupati (Wabup) Dony Lumenta, didamping Sekretaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolmong, Ny Syliane Lumenta-Pangalila, dalam pelaksanaan Upacara Adat Tulude, tahun 2026 yang digelar di Desa Tiberias, Kecamatan Poigar, Sabtu (14/02/2026).
Upacara adat yang mengusung tema “Nasembau u gighile sendingganeng lumbea taung 2026 su tulumang u mawu” berlangsung khidmat dan penuh makna.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dony Lumenta, mengatakan bahwa adat dan budaya merupakan kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Bolmong yang majemuk.
“Keberagaman adat dan budaya merupakan kekayaan yang ada kabupaten Bolmong dan perlu kita jaga bersama,” ujar Wabup Dony Lumenta.
Menurutnya, pelestarian adat tidak hanya sebatas menjaga tradisi seremonial, tetapi juga menjadi sarana merawat nilai kebersamaan, toleransi dan saling menghormati di tengah keberagaman.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan adat seperti Tulude, karena di dalamnya terkandung nilai persatuan, rasa syukur, dan kearifan lokal yang menjadi fondasi karakter masyarakat Bolmong,” ucap Dony Lumenta.
Dikatakan Dony Lumenta, melalui pelaksanaan Upacara Adat Tulude secara berkelanjutan, Pemkab Bolmong, berharap nilai-nilai luhur warisan leluhur tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda.
“Dengan demikian, keberagaman budaya di Bolmong akan terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang harmonis dan berkarakter,” tuturnya.
Pewarta: Matt Nasaru







