TNews, KOTAMOBAGU — Upaya membersihkan sisa-sisa sampah pasca Idul Fitri di Kotamobagu belum berhenti pada tahap pengangkutan. Setelah beberapa hari mengevakuasi tumpukan sampah dari kawasan pasar sejak 23 Maret 2026, petugas kini beralih ke penanganan bau menyengat yang masih tertinggal di lokasi.
Pada Rabu (25/3/2026), sejumlah personel kebersihan terlihat kembali ke titik-titik bekas penumpukan sampah. Mereka tidak sendiri. Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP turut dikerahkan untuk menyiram area tersebut menggunakan mobil tangki air.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi bau tidak sedap yang muncul akibat sisa-sisa sampah yang sempat menumpuk selama beberapa hari usai perayaan Idul Fitri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotamobagu, Erwin Pasambuna, mengatakan penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengangkutan hingga pembersihan lanjutan.
“Setelah pengangkutan, kami lanjutkan dengan penyiraman oleh Damkar untuk menghilangkan bau yang masih tersisa,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, lonjakan volume sampah setelah hari raya memang tak terhindarkan, terutama di pusat aktivitas masyarakat seperti pasar. Kondisi itu menyebabkan sejumlah titik sempat dipenuhi sampah sebelum akhirnya diangkut secara bertahap.
Meski demikian, proses penanganan belum sepenuhnya rampung. Petugas masih akan melanjutkan pengangkutan ke berbagai wilayah lain, termasuk kawasan permukiman di desa dan kelurahan.
“Masih ada yang belum terangkut hari ini. Penanganan akan terus berlanjut beberapa hari ke depan,” katanya.
Di tengah upaya tersebut, pemerintah juga mengingatkan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan, serta menempatkannya dalam karung agar lebih mudah diangkut dan tidak berserakan di jalan. (Kon)







