TNews, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR). Salah satu upaya yang ditempuh adalah mempererat kerja sama antar daerah dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.
Penguatan kolaborasi tersebut menjadi fokus dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Kamis (5/2). Kegiatan ini melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Bulog, unsur TNI-Polri, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Dalam forum tersebut, ditegaskan bahwa Kota Kotamobagu memiliki peran penting sebagai pusat distribusi dan konsumsi utama di wilayah BMR. Posisi ini menjadikan Kotamobagu sebagai simpul pengendalian pasokan sekaligus stabilitas harga di kawasan tersebut.
Di sisi lain, Kabupaten Bolaang Mongondow dipandang sebagai daerah penyangga dengan kapasitas produksi pangan yang signifikan, terutama komoditas beras dan hortikultura. Kolaborasi kedua daerah dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan antara produksi dan distribusi.
Melalui HLM TPID ini, seluruh pemangku kepentingan sepakat memperkuat sinergi dan koordinasi agar pasokan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
Pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkokoh peran TPID sebagai garda terdepan dalam pengendalian inflasi daerah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Raya.







